telp 081 223 555 370 / 0813 8050 1115    ig vinocefurniture email vinoce.id@gmail.com

vinoceindonesia.com
Keranjang Belanja : 0 item
 

Artikel

Tradisi Unik Menyambut Bulan Ramadhan di Indonesia
Tanggal Posting : Senin, 21 Marett 2022
Pengirim : Siti Fatimah - Dilihat 466 kali

Tidak terasa bulan Ramadhan akan kembali datang. Sebagai negara dengan mayoritas umat muslim, masyarakat Indonesia selalu antusias dalam menyambut datangnya bulan suci tersebut.

 

Tidak hanya dengan kata-kata, umat muslim di Indonesia juga menyambut kehadiran bulan Ramadhan dengan berbagai tradisi unik. Tradisi-tradisi dari seluruh penjuru tanah air tersebut sudah dilakukan sejak ratusan tahun dan masih tetap terpelihara hingga saat ini.

 

Meskipun masing-masing memiliki cara berbeda, tradisi menyambut bulan Ramadhan di Indonesia terbilang meriah dan mampu menumbuhkan semangat masyarakat. Berikut adalah beberapa tradisi masyarakat Indonesia dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan.

 

1.Meugang (Aceh)

Sebagai daerah berjuluk ‘Serambi Mekah’, tentu saja Aceh memiliki tradisi yang jadi keharusan setiap menjelang bulan Ramadhan. Meugang merupakan kegiatan menyembelih daging kurban berupa sapi atau kambing yang hanya dilakukan selama tiga kali dalam satu tahun, yakni menjelang bulan Ramadhan, Idul Fitri, serta Idul Adha.

 

Pada acara ini, masyarakat akan bersama-sama memasak daging di rumah mereka. Setelah itu, mereka akan membawanya ke masjid terdekat untuk dimakan bersama dengan keluarga, kerabat, atau anak-anak yatim piatu.

 

Meugang sendiri sudah ada sejak masa Kerajaan Aceh dulu (1607 - 1626 Masehi). Tradisi ini menjadi bentuk rasa syukur masyarakat Aceh setelah mencari nafkah selama 11 bulan. Biasanya bentuk tradisi ini dilakukan satu hari menjelang bulan Ramadhan.

 

2.Nyadran (Jawa)

Masyarakat Jawa, khususnya Yogyakarta dan Jawa Tengah memiliki tradisi sendiri untuk menyambut bulan Ramadhan, yakni Nyadran atau Ruwahan. Ini merupakan hasil akulturasi antara budaya Islam dan Jawa.

 

Umumnya Nyadran dilakukan satu bulan sebelum puasa dimulai. Kegiatannya berupa membersihkan makam orang tua dan keluarga, kemudian mendoakannya. Masyarakat percaya bahwa cara ini merupakan simbol pembersihan diri sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.

Bukan hanya membersihkan makam keluarga, masyarakat juga mengadakan bentuk bakti pada leluhur dengan pendahulu mereka. Biasanya setelah Nyadran, diadakan juga acara kenduri atau makan bersama di makam leluhur.

 

3. Malamang (Sumatera Barat)

Selanjutnya ada Malamang. Tradisi menyambut bulan Ramadhan dari Sumatera Barat ini dilakukan dengan cara memasak lemang, yakni beras ketan putih dan santan yang dicampur dalam sebuah bambu.

 

Namun, ada beberapa langkah yang cukup sulit untuk membuat lemang, seperti mencari bambu dan kayu bakar, serta memanggang. Oleh sebab itu, Malamang harus dilakukan oleh banyak orang.

 

Tujuan dari pengadaan tradisi Malamang adalah sebagai sarana berkumpul serta mempererat tali silaturahmi antar masyarakat setempat menjelang kedatangan bulan Ramadhan.

 

4. Nyorog (Betawi)

Masyarakat Betawi juga memiliki tradisi unik dalam rangka menyambut datangnya bulan Ramadhan, yakni Nyorog. Ini merupakan tradisi membagikan aneka bingkisan kepada sanak keluarga.

 

Bingkisan yang dibagikan bisa berupa daging kerbau, sembako, serta ikan bandeng. Ada juga yang memberi makanan khas Betawi, seperti sayung gabus pucung. Fungsi dari tradisi ini adalah guna mengingatkan akan datangnya bulan Ramadhan sekaligus sebagai ajang untuk bersilaturahmi.

5.Megibung (Bali)

Di Karangasem, Bali, masyarakat akan menyambut datangnya bulan Ramadhan dengan melakukan tradisi Megibung. Acara ini merupakan kegiatan makan bersama. Di mana beberapa orang akan duduk bersila sambil membentuk beberapa lingkaran.

 

Di tengah-tengah mereka tersedia nasi beserta lauk pauk di atas sebuah nampan. Satu porsi nasi Megibung ini bisa dinikmati oleh empat hingga delapan orang. Biasanya selama acara ini akan diselingi dengan obrolan-obrolan ringan antar masyarakat sekitar.

Artikel Lainnya

Kategori Produk
 
OUR STORE

   
Copyright © 2019 vinoceindonesia.com All Rights Reserved
Web development by YOGYAweb.com
chat-wa